U
Don’t care so much for me, I may get used to it.
Don’t come so near to me, I may not be able to detach from it.
Don’t put so much faith in me, I may not be able to handle it.
Don’t become a part of my life, cos without u,I won’t be able to live it.
Don’t make me fall for u, I may not be able to fall out of it.
Don’t come into my life, if u have to leave someday.
Don’t geive me the hope, that it’s u’re gonna stay.
Cos love is an emotion, I won’t be able to hide.
When love isn’t reciprocated with love, it hurts deep down inside.
Don’t start something, that I won’t be able to end.
Don’t make me believe that u can be more than a friend.
Cos at the end of it all, I don’t wanna hear u say,
“I’m sorry, but I never felt the same way !”
Batas
Aku ingin
sepasang kaki kecilku membawaku sejuta langkah dari rumahku
pergi ke tempat yang tak pernah kulalui
menggapai bintang dengan kedua tanganku
menjejak bulan pada kedua kakiku
Tapi..
apa yang bisa kulakukan?
tak ada..
mengapa?
karena aku memiliki sesuatu..
sesuatu yang kusebut “keterbatasan”
Andai aku bisa
membuat batas keterbatasan itu menjadi setipis kertas..
tak ada yang bisa menghalangiku menggapai inginku
tapi di situlah batasku..
sampai jumpa pada batas-batas lainnya
batas itulah yang membuatku menjadi manusia seutuhnya
karena kaulah yang membuat segalanya menjadi nyata..
Support For WWF
About WWF
For more than 45 years, WWF has been protecting the future of nature. The world’s leading conservation organization, WWF works in 100 countries and is supported by 1.2 million members in the United States and close to 5 million globally. WWF’s unique way of working combines global reach with a foundation in science, involves action at every level from local to global, and ensures the delivery of innovative solutions that meet the needs of both people and nature.
Mission
WWF’g network gives the organization global reach.
© WWF/Nate Johnson
WWF’s mission is the conservation of nature. Using the best available scientific knowledge and advancing that knowledge where we can, we work to preserve the diversity and abundance of life on Earth and the health of ecological systems by
- protecting natural areas and wild populations of plants and animals, including endangered species;
- promoting sustainable approaches to the use of renewable natural resources; and
- promoting more efficient use of resources and energy and the maximum reduction of pollution.
We are committed to reversing the degradation of our planet’s natural environment and to building a future in which human needs are met in harmony with nature. We recognize the critical relevance of human numbers, poverty and consumption patterns to meeting these goals.
Goal
By 2020 WWF will conserve 19 of the world’s most important natural places and significantly change global markets to protect the future of nature.
All u need to do is just a simple click.. See the badget in the right? click it for support, and leave some comments. Thx dude..
9 Words women use
(1) Fine: This is the word women use to end an argument when they are right and you need to shut up.
(2) Five Minutes: If she is getting dressed, this means a half an hour. Five minutes is only five minutes if you have just been given five more minutes to watch the game before helping around the house.
(3) Nothing: This is the calm before the storm. This means something, and you should be on your toes. Arguments that begin with nothing usually end in fine.
(4) Go Ahead: This is a dare, not permission. Don’t Do It!
(5) Loud Sigh: This is actually a word, but is a non-verbal statement often misunderstood by men. A loud sigh means she thinks you are an idiot and wonders why she is wasting her time standing here and arguing with you about nothing. (Refer back to # 3 for the meaning of nothing.)
(6) That’s Okay: This is one of the most dangerous statements a women can make to a man. That’s okay means she wants to think long and hard before deciding how and when you will pay for your mistake.
(7) Thanks: A woman is thanking you, do not question, or faint. Just say you’re welcome. (I want to add in a clause here – This is true, unless she says ‘Thanks a lot’ – that is PURE sarcasm and she is not thanking you at all. DO NOT say ‘you’re welcome’ .. that will bring on a ‘whatever’).
(8) Whatever: Is a woman’s way of saying F– YOU!
(9) Don’t worry about it, I got it: Another dangerous statement, meaning this is something that a woman has told a man to do several times, but is now doing it herself. This will later result in a man asking ‘What’s wrong?’ For the woman’s response refer to # 3.
Sesuatu Yang Pahit Belum Tentu Tidak Berguna
Sesuatu yang pahit belum tentu tidak berguna jika kita mampu mengambil makna dari apa yang kita alami.
Berterima kasihlah pada orang yang telah mencelakaimu, karena dia telah melatih kegigihanmu.
Berterima kasihlah pada orang yang telah mencambukmu, karena dia telah membuatmu berlari sangat kencang.
Berterima kasihlah pada orang yang telah menipumu, karena dia telah menambah wawasan dan pengalaman.
Berterima kasihlah pada orang yang telah menjatuhkanmu, karena dia telah menguatkan kemampuanmu.
Berterima kasihlah pada orang yang telah memarahimu, karena dia telah membantu menumbuhkan ketenangan dan kebijaksanaanmu.
Bersyukurlah atas apa yang kamu alami dalam hidup, karena hidup akan lebih indah jika kita dapat melalui ujian-ujian dalam hidup.
Gadis Buta
Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena ia buta. Tidak hanya dirinya sendiri, tetapi juga pada semua orang kecuali kekasihnya. Kekasihnya selalu berada di sampingya untuk menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi kekasihnya jika dia bisa melihat dunia.
Suatu hari ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata padanya sehingga dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasihnya. Kekasihnya bertanya, “Sekarang kamu bisa melihat dunia. Apakah kamu akan menikahiku?” Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya ternyata buta. Dia menolak untuk menikah dengannya.
Kekasihnya pergi dengan air mata, dan menulis sepucuk surat untuk gadis itu, “sayangku, tolong jaga baik-baik mata saya.”
Kisah di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia berubah saat status dalam hidupnya berubah. Hanya sedikit orang yang mengingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya dan sedikit orang yang berterima kasih pada orang yang telah menyertai dan menopangnya di saat yang menyakitkan.
Hidup adalah anugerah.
Hari ini sebelum kau berpikir untuk berkata kasar, ingatlah akan seseorang yang tidak bisa bicara.
Sebelum kau mengeluh mengenai rasa makananmu, ingatlah seseorang yang tidak punya apa-apa untuk dimakan.
Sebelum kau mengeluh tentang suami atau istrimu, ingatlah seseorang yang menangis untuk meminta pasangan hidup.
Hari ini sebelum kau mengeluh tentang hidupmu, ingatlah seseorang yang begitu cepat pergi ke surga.
Sebelum kau mengeluh tentang anak-anakmu, ingatlah seseorang yang begitu mengharapkan kehadiran seorang anak tetapi tidak mendapatkannya.
Sebelum kau bertengkar karena rumahmu yang kotor, ingatlah pada gelandangan yang tinggal di jalan.
Sebelum merengek karena harus menyupir terlalu jauh, ingatlah seseorang yang harus berjalan kaki untuk menempuh jarak yang sama.
Dan ketika kau mengeluh tentang pekerjaanmu, ingatlah orang cacat yang menginginkan pekerjaan sepertimu.
Dan ketika beban hidup tampak akan menjatuhkanmu, pasanglah senyum di wajahmu dan bersyukurlah karena kau masih hidup di dunia ini.
NIKMATILAH SETIAP SAAT DALAM HIDUPMU, KARENA MUNGKIN ITU TIDAK AKAN TERULANG LAGI.
Pagar dan Teman
Pernah ada anak laki-laki yang berwatak buruk. Ayahnya memberinya sekantung paku dan menyuruhnya memaku sebatang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabaran atau berselisih paham dengan orang lain. Hari pertama ia memaku 37 batang paku di pagar.
Minggu berikutnya dia belajar untuk menahan dir, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari. Dia mendapatkan bahwa lebih mudah menahan diri daripada memaku di pagar.
Akhirnya tiba saat ia tidak perlu memaku lagi di pagar. Dengan gembira ia bercerita pada ayahnya. Kemudian ayahnya menyuruh mencabut sebatang paku dari pagar setiap kali ia berhasil menahan diri atau bersabar.
Hari-hari berlalu sampai ia menyampaikan pada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut. Sang ayah membawanya ke pagar dan berkata: “Nak, kamu sudah baik, tetapi lihatlah betapa banyak lubang yang telah kau buat. Pagar ini tidak akan kembali seperti semula.”
Kalau kamu berselisih paham dengan orang lain, hal itu selalu meninggalkan luka seperti lubang pada pagar. Kalu bisa menusukkan pisau di punggung orang lain dan mencabutnya kembali, tetapi tetap akan meninggalkan luka. Tak peduli berapa kali kau meminta maaf atau menyesal, lukanya tidak akan hilang. Luka melalui ucapan sama pedihnya seperti luka fisik.
Teman-teman adalah perhiasan langka. Mereka membuatmu tertawa dan memberimu semangat. Mereka bersedia mendengarkan jika itu kau perlukan, mereka menunjang dan membuka hatimu. Tunjukkan pada mereka betapa kau menyayangi mereka.