Gadis Buta

September 22, 2009 at 9:24 am (Self Reflection)

Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena ia buta. Tidak hanya dirinya sendiri, tetapi juga pada semua orang kecuali kekasihnya. Kekasihnya selalu berada di sampingya untuk menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi kekasihnya jika dia bisa melihat dunia.

Suatu hari ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata padanya sehingga dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasihnya. Kekasihnya bertanya, “Sekarang kamu bisa melihat dunia. Apakah kamu akan menikahiku?” Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya ternyata buta. Dia menolak untuk menikah dengannya.

Kekasihnya pergi dengan air mata, dan menulis sepucuk surat untuk gadis itu, “sayangku, tolong jaga baik-baik mata saya.”

Kisah di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia berubah saat status dalam hidupnya berubah. Hanya sedikit orang yang mengingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya dan sedikit orang yang berterima kasih pada orang yang telah menyertai dan menopangnya di saat yang menyakitkan.

Hidup adalah anugerah.

Hari ini sebelum kau berpikir untuk berkata kasar, ingatlah akan seseorang yang tidak bisa bicara.

Sebelum kau mengeluh mengenai rasa makananmu, ingatlah seseorang yang tidak punya apa-apa untuk dimakan.

Sebelum kau mengeluh tentang suami atau istrimu, ingatlah seseorang yang menangis untuk meminta pasangan hidup.

Hari ini sebelum kau mengeluh tentang hidupmu, ingatlah seseorang yang begitu cepat pergi ke surga.

Sebelum kau mengeluh tentang anak-anakmu, ingatlah seseorang yang begitu mengharapkan kehadiran seorang anak tetapi tidak mendapatkannya.

Sebelum kau bertengkar karena rumahmu yang kotor, ingatlah pada gelandangan yang tinggal di jalan.

Sebelum merengek karena harus menyupir terlalu jauh, ingatlah seseorang yang harus berjalan kaki untuk menempuh jarak yang sama.

Dan ketika kau mengeluh tentang pekerjaanmu, ingatlah orang cacat yang menginginkan pekerjaan sepertimu.

Dan ketika beban hidup tampak akan menjatuhkanmu, pasanglah senyum di wajahmu dan bersyukurlah karena kau masih hidup di dunia ini.

NIKMATILAH SETIAP SAAT DALAM HIDUPMU, KARENA MUNGKIN ITU TIDAK AKAN TERULANG LAGI.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.