Batas
Aku ingin
sepasang kaki kecilku membawaku sejuta langkah dari rumahku
pergi ke tempat yang tak pernah kulalui
menggapai bintang dengan kedua tanganku
menjejak bulan pada kedua kakiku
Tapi..
apa yang bisa kulakukan?
tak ada..
mengapa?
karena aku memiliki sesuatu..
sesuatu yang kusebut “keterbatasan”
Andai aku bisa
membuat batas keterbatasan itu menjadi setipis kertas..
tak ada yang bisa menghalangiku menggapai inginku
tapi di situlah batasku..
sampai jumpa pada batas-batas lainnya
batas itulah yang membuatku menjadi manusia seutuhnya
karena kaulah yang membuat segalanya menjadi nyata..
Fera said,
September 27, 2009 at 7:18 am
“batas itulah yang membuatku menjadi manusia seutuhnya
karena kaulah yang membuat segalanya menjadi nyata..”
jadi sebenar na lu muw jadi manusia seutuhnya ato manusia yg menembus batas?
ngegantung ne maw na ap
hahahaha
urrrrrrr..
ato kalimat “karena kaulah yang membuat segalanya menjadi nyata” itu artinya si ‘kaulah’ ini yang membuat segala batas menjadi lebih nyata?
hahahahah
xbug said,
September 27, 2009 at 8:43 am
krn ga bs menembus batas, jd hrs bsyukur krn walaupun kita terbatas.. dan karena kita terbatas, makanya kita itu manusia normal seutuhnya.. gt cuy..